Inkubator Bayi dengan Sarana Pengarah Panas

Wednesday, May 28, 2014
Inovasi Dalam Kemuliaan Visi
Inventor : Prof. Dr. Ir. Raldi Artono Koestoer, DEA


Kenapa tidak kamu saja yang buat? “ ujar Prof. Raldi menceritakan bagaimana sang kakak menantangnya membuat inkubator ketika inkubator yang dimiliki rusak. Hal tersebut bisa dikatakan menjadi awal ketertarikan beliau pada inkubator. Inkubator Bayi dengan Sarana Pengarah Panas bukanlah satu-satunya Inkubator yang beliau ciptakan. Beliau yang merupakan Specialist in Thermal Engineering, sekaligus Dosen Fakultas Mesin FTUI ini memang telah lama concern dalam mengembangkan inkubator.



Selama ini, inkubator bayi masih dipandang sebagai barang yang hanya dimiliki oleh rumah sakit dan terbilang mewah mengingat harga sewanya yang relatif mahal. Namun hal tersebut berhasil dipatahkan oleh Prof. Raldi dengan inkubator ciptaannya. Dalam setiap inovasi inkubator ciptaannya, beliau selalu mengedepankan keamanan bayi, fungsi, hemat energi dan kemudahan dalam aplikasinya. Yang menjadikan ini sangat membanggakan adalah ketika sebagian inkubator yang beliau produksi tersebut dikelola untuk dipinjamkan kepada keluarga kurang mampu yang memiliki bayi lahir kurang sehat secara gratis. Tidak hanya itu, untuk menjangkau lebih banyak bayi yang lahir kurang sehat di daerahdaerah, beliau juga mengirimkan sejumlah set inkubator disejumlah rumah sakit kecil.

“ saya tidak masalah jika inkubator ciptaan saya ditiru asalkan benar dalam pembuatannya karena akan ada bayi di dalam benda ini nantinya, saya pun tidak sungkan untuk mengajarkan jika ada yang berminat membuatnya. saya malah senang karena akan semakin banyak bayi yang diselamatkan kedepannya” ujar beliau.

Dalam invensinya kali ini Beliau menyajikan inkubator bayi dengan sarana pengarah udara panas dan kipas aksial. Konsep kerjanya adalah ketika suhu pemanasan tercapai, maka udara panas yang dihasilkan koil pemanas akan dihembuskan dengan cepat oleh kipas aksial melewati sarana pengarah udara panas yang mencakup saluran pengalir udara panas berpenampang kotak dan pendifusi udara panas, yang akan menyebarkan udara panas tersebut secara merata ke dalam ruang bayi. Inkubator ini hemat energi yakni hanya membutuhkan 250 Watt untuk menaikkan temperatur yang diperlukan. 

Prof. Raldi dengan incubator hasil ciptaannya

Disamping mengajak mahasiswa untuk berfikir riset yang bisa bermanfaat, Prof. Raldi mendirikan Yayasan Bayi Prematur Indonesia (YBPI) yang dimana nantinya yayasan ini bisa menjadi Agen Utama penyebaran inkubator bayi ini secara gratis diseluruh Indonesia.

Fototerapi untuk Bayi Kuning

Karya yang diciptakan oleh Prof. Raldi tidak hanya inkubator untuk bayi prematur, alhamdulillah segala puji bagi Allah Subhanallahu ta'ala yang memberikan kekuatan untuk Prof. Raldi mengembangkan inkubator yang dilengkapi dengan fototerapi untuk bayi kuning. 


Telah tersedia sebuah peralatan NICU untuk bayi baru lahir yaitu FOTOTERAPI, guna penyembuhan bagi bayi yang menderita BILIRUBINEMIA (bayi kuning).




Gambar Inkubator bayi Hasil Karya Prof Raldi lengkap dengan fototerapi 

Digunakan bersama dengan inkubator karena prinsipnya alat ini merupakan terapi kulit dengan sinar jadi bayi harus dalam keadaan telanjang hanya menggunakan pampers saja. Supaya tidak kedinginan maka bayi ditaruh di inkubator, sinar bluelite bisa menembus lapisan transparan atau akrilik sehingga sinar bluelite bisa sampai menyentuh kulit  bayi kuning. Mata bayi juga harus ditutup dengan kain warna gelap.


PEMINJAMAN INKUBATOR BAYI GRATIS
Bayi lahir prematur memerlukan penanganan khusus. Hampir setiap saat karena berat bayi sangat kurang (dibawah normal) biasanya malah kurang dari 2 kg, bayi memerlukan temperatur lingkungan yang hangat mendekati suhu kandungan ibunya. Begitu lahir, bayi belum memiliki energi yang cukup untuk sanggup menanggulangi perbedaan suhu sewaktu dikandungan dengan suhu udara luar, lebih parah lagi bila di ruangan ber AC. Bayi akan tampak gemetar kedinginan.


Selama di Rumah Sakit bayi tertangani dengan inkubator yang ada di RS, namun terkadangpun RS mengalami kesulitan bila inkubator kurang karena ada beberapa bayi yang lahir prematur. Bila tidak ada kelainan, bayi sebetulnya bisa dirawat di rumah asalkan ada inkubator.

Salah satu bayi prematur sedang menggunakan inkubator bayi karya Prof. Raldi



Untuk itulah kami berinisiatif untuk meminjamkan inkubator buatan Laboratorium Perpindahan Kalor Dep Teknik Mesin FTUI Sementara ini layanan kami hanya untuk daerah Jabodetabek saja. Dan sejauh ini untuk mereka, keluarga gol menengah kebawah  yang beralamat  didaerah Jakarta Selatan dan atau Depok, bila keadaan memungkinkan (bila kami ada kendaraan), inkubator bisa diantar ke rumah.  Sekarang ini karena permintaan cukup banyak serta mempertimbangkan macetnya Jakarta, kami menanyakan terlebih dahulu apakah ortu bayi bisa mengambil inkubator di Depok. Bila terpaksa  saja kami mengantar inkubator ke rumah ortu bayi.

 

Sebagai catatan, beberapa permintaan bantuan dari Bandung, Subang dan cimahi, Tangerang, serta Aceh pernah juga kami layani. Mereka datang ke kampus Depok untuk mengambil inkubatornya.


Inkubator Fototerapi ini disediakan untuk
DIPINJAMKAN SECARA GRATIS

kepada ibu bayi untuk digunakan di rumah. Pelayanan Pengabdian Masyarakat dari Universitas Indonesia ini bisa digunakan seluruh Indonesia dengan adanya 1 agen peminjaman inkubator gratis yang mewakili tiap daerah. Program kami mengembangkan inkubator ini ke seluruh Indonesia melalui agen peminjaman daerah. 

untuk informasi lebih lanjut Please kontak:
Raldi A. Koestoer – 08161992186
Email : koestoer@eng.ui.ac.id

Kontak SMS center Tim Inkubator UI
085659312070


sumber : 
Sub Direktorat Pengembangan dan Pengelolaan HKI Direktorat Kemitraan dan Inkubator Bisnis
Universitas Indonesia


https://koestoer.files.wordpress.com/
 

4 komentar:

Putu Witana said...

kalau boleh mohon info, alat pengatur suhu otomatisnya apakah ada dijual di toko atau diproduksi sendiri oleh FTUI ?

Iriansyah Putra said...

rangkaian pengukur suhu otomatis (thermostat) dan thermocouple semuanya ada di jual di toko elektronik, nanti semuanya di sesuaikan dengan kebutuhan.

untuk incubator ini digunakan thermometer digital untuk mengecek kondisi inkubator 24 jam.

rian

Web Development said...

This is the precise weblog for anybody who needs to seek out out about this topic. You notice so much its almost arduous to argue with you. You positively put a brand new spin on a subject that's been written about for years. Nice stuff, simply nice!

Awesome work.Just wanted to drop a comment and say I am new to your blog and really like what I am reading.Thanks for the share

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Dari Sini Dimulai