Pintar Bukan Hanya Faktor Genetik Tapi Juga Bisa Diraih Dengan Rajin Berolah Raga

Thursday, December 3, 2009
kita selalu merasa kurang pintar atau bodoh, padahal di Dunia Ini "tidak ada orang Bodoh" cuma semuanya tergantung kemauan dari orang tersebut bagaimana membawa dan mengontrol dirinya. dan manusia sering mengeluh karena kita tidak mampu dan kita merasa bodoh karena tidak dapat menyelesaikan berbagai tugas atau kerjaan yang sebernarnya kita mampu dan kita merasa terlahir seperti orang bodoh dan pintar itu merupakan bawaan genetik dari orang tua, kalau orang tua kita pinter maka anaknya pinter...

ini merupakan hasil kalau kita dapat dari Rajin berolah raga Ada satu lagi manfaat yang bisa didapatkan jika rajin berolahraga dengan teratur. Bukan cuma fisik yang tambah sehat tapi otak juga jadi lebih pintar.

Faktor pintar karena olahraga lebih teruji ketimbang karena keturunan atau genetik. Pintar karena olaharaga dan lingkungan pengaruhnya hingga 80 persen sedangkan karena keturunan atau genetik kurang dari 15 persen.

Apa kaitannya olahraga dan otak pintar?

Orang yang berolahraga dengan teratur akan memiliki sistem kardiovaskular yang kuat. Sehingga meningkatkan aliran darah ke otak, mengurangi kegelisahan, meningkatkan suasana hati, mengurangi kelelahan serta membuat seseorang menjadi lebih konsentrasi dan fokus dalam mengerjakan sesuatu.

Sistem yang kuat ini bisa meningkatkan kemampuan otak seseorang sehingga membantunya mendapatkan nilai yang lebih bagus dan bisa menjadi orang yang lebih sukses di kemudian hari.

"Dokter telah mengetahui sejak 3.000 tahun lalu bahwa pikiran yang sehat terdapat dalam tubuh yang sehat pula," ujar H. Georg Kuhn, professor ilmu saraf regeneratif dari Center for Brain Repair and Rehabilitation, Institute of Neuroscience and Physiology, University of Gothenburg di Swedia

Penelitian ini juga menemukan bahwa faktor genetik memainkan peranan yang kecil dalam menjelaskan hubungan antara pikiran dan tubuh dibandingkan dengan pengaruh lingkungan.

"Hasil penelitian ini menunjukkan terlepas dari pengaruh genetik yang memang sudah ada, apapun yang dipilih dan dilakukan seseorang dalam kesehariannya bisa membuat perbedaan pada diri orang itu sendiri," ujar Dr Suzanne Steinbaum, juru bicara dari American Heart Association.

Hubungan antara aktivitas fisik dan fungsi kognitif (pemahaman) telah dipelajari sebelumnya, tapi biasanya hanya pada orang yang sudah tua untuk mencegah kepikunan dan pada anak-anak.

Sedangkan penelitian ini lebih difokuskan pada orang dewasa muda, karena pada masa itu prestasi akademik memiliki dampak yang besar terhadap masa depan seseorang serta sistem saraf pusatnya masih berkembang.

Para peneliti menjadikan orang dewasa muda yang berusia di atas 18 tahun sebagai objeknya. Didapatkan kesehatan kardiovaskular yang lebih baik berhubungan dengan tingkat kecerdasan yang lebih tinggi, serta faktor lingkungan memberikan pengaruh sebesar 80 persen sedangkan genetik kurang dari 15 persen.

Jika Anda ingin lebih pintar dan berhasil dalam mengerjakan segala hal, tidak ada salahnya untuk membuat jadwal berolahraga teratur setiap minggunya. Selain kemampuan otak yang bertambah, tubuh pun akan menjadi lebih sehat.

Meningkatkan Daya Ingat :

  1. Perhatian. Bila kita ingin selalu mengingat apa yang dikatakan seseorang, perhatikanlah dengan baik apa yang dikatakan orang tersebut. Perhatikan setiap detil dari perkataannya. Pusatkan sepenuhnya perhatian kita pada lawan bicara yang ada di hadapan kita.
  2. Gunakan seluruh panca indera anda. Semakin banyak anda menggunakan panca indera dalam memperhatikan sesuatu maka akan semakin lama ingatan terhadap hal tersebut membekas di otak anda. Lihat, rasakan, dan hayati apa yang mengalir dari setiap ucapan orang tersebut.
  3. Hubungkan dengan sesuatu. Menghubungkan suatu benda dengan benda yang lain akan membantu anda mengingat benda tersebut. Misalnya anda bertemu seseorang lalu anda ingin mengingat namanya, perhatikan dengan seksama apa yang unik atau berbeda dari orang tersebut. Si Ani yang berambut lurus dan bermata indah badannya harum bagaikan bunga mawar. Semakin unik hubungan yang anda buat maka akan semakin bagus ingatan anda terhadap orang tersebut.
  4. Antusialah dalam melakukan sesuatu. Semakin antusias dan senang anda terhadap sesuatu atau seseorang maka akan semakin mudah anda mengingatnya dalam jangka waktu lama. Bila anda menyukai sesuatu atau seseorang maka anda akan sangat memperhatikannya dan anda akan menggunakan seluruh panca indera anda untuk merasakannya. Bahkan anda akan menghubungkannya dengan sesuatu benda yang menarik sehingga bila anda melihat benda tersebut maka anda akan kembali mengingatnya.
  5. Ulangi. Ulangi, ulangi dan ulangi apa yang ingin anda ingat. Para ahli dibidang per-otakan mengatakan bahwa otak manusia hanya mampu mengingat 7 bagian informasi dalam kurang dari 30 detik. Jika anda ingin lebih lama mengingat maka anda harus selalu mengulangi dalam benak apa yang ingin anda ingat.
  6. 6. Olah ragalah yang cukup. Olah raga terutama yang meningkatkan sirkulasi oksigen ke otak akan meningkatkan fungsi otak secara maksimal. Mengingat adalah salah satu fungsi otak yang sangat penting.
  7. Kendalikan stress anda. Stress akan meningkatkan kadar hormon kortisol yang mengganggu fungsi otak akibat matinya sel saraf otak. Stress juga akan menganggu selera makan dan tidur anda yang pada gilirannya akan berdampak pula pada kemampuan daya ingat. Salah satu cara untuk mengendalikan stress adalah dengan berolah raga.
  8. Tidurlah yang cukup. Saat kita terlelap terutama beberapa jam di awal tidur, otak kita akan menyibukan diri memproses segala informasi yang kita pelajari sebelumnya. Hal ini tentu akan menambah kemampuan daya ingat.
  9. Banyak berdoa, nah ini yang penting dimana kita selalu memohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa untuk memberikan ktia ketenangan, hati yang lapang serta pikiran yang bersih sehingga nantinya bisa mengisi pikrian dengan yang baik-baik.
  10. Berfikir positive, berfikir hal-hal yang positve akan membantu ktia mengingat dengan baik, karena jika otak terus diisi dengan pikiran negative (negative thinking) bisa menghabat daya ingat serta menghambat berbagai aktivitas karena anda selalu melihat dari segi negative, biasanya orang yang negative thinking akan terlambat untuk maju.


Sources : - Detik Health
- Blog Dokter

0 komentar:

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Dari Sini Dimulai