KONTROL KOROSI (CONTROL OF CORROSION)

Friday, September 30, 2011
Karat pada umumnya dipengaruhi oleh apa saja?
            Definisi karat adalah reaksi kimia/elektrokimia antara logam dan lingkungan hidup dimana logam tersebut berada yang memungkinkan dapat menyebabkan timbulnya karat (media korosif).

Penguraian pengertian : 

1. Reaksi kimia/elektrokimia
Disini dapat digambarkan sebagai peristiwa eletrolisa biasa dimana terdapat bagian-bagian anodic dan katodik. Dalam hal ini yang berperans ebagai anodic adalah logam/material yang bersangkutan. Terlepas electron menyebabkan logam/material tersebut mengion atau membentuk senyawa lain yang mengganggu (mengendap) dengan ion bebas yang ada.

 2. Lingkungan
Menggambarkan kondisi dari tempat dimana logam/material tersebut berada yang memungkinkan untuk terjadi reaksi/elektrokimia yagn disebutkan di atas atau memungkinkan terjadinya pengadaan ion-ion bebas yang mengganggu keseimbangan lingkungan.

3. Media korosif
Seperti diuraikan diatas pada uraian lingkungan, seandainya suatu logam/material berada dalam air murni maka kemungkinan untuk terjadinya karat adalah skala kecil. Tetapi jika air tersebut terdapat unsure-unsur yang berbeda (senyawa lain) yang ternyata merupakan ion-ion bebas atau dapat menyebabkan terjadi ion-ion bebas, maka keadaan demikian dinamkan media yang korosif. Ion-ion bebas ini akan mengganggu keseimbangan yang mengakibatkan logam/material melepaskan electron-elektronnya yang kemudian diambil untuk membentuk suatu unsure baru.

Macam-macam Jenis Karat :
  1. Karat Merata (uniform corrosion)
  2. Karat Akibat penyabungan 2 logam
       yang berbeda (galvanic-corrosion)
  3. Karat celah (crevice corrosion)
  4. Karat titik (crevice corrosion)
  5. Karat batas Butir (interkristalin/intergranualair corrosion)
  6. Selective keaching

  7. Erosion corrosion
  8. Stress corrosion


1.   Karat merata
Karat merata ini menyerang permukaan dari suatu logam/material secara merata dan tidak masuk menebus ke dalam. Walaupun demikian jika hal itu dibiarkan terus maka logam/material tersebut dapat habis termakan karat atau sedikitnya kekuatan dari logam/material itu berkurang. Karat ini dianggap tidak begitu membahayakan.

2.   Karat galvanic
Penyambungan dua buah logam yang mempunyai perbedaan potensial (perbedaan tingkat kemuliaanya) akan menjadikan kedua logam tersebut berbeda sifat di dalam lingkungannya, yaitu sifat anodic terhadap lingkungannya untuk logam kurang mulia dan sifat katodik untuk logam yang lebih mulia. Untuk logam yang kurang mulia cepat rusak akibat karat.

3.   Karat celah
Karat ini terjadi pada celah sempit dari penyambungan dua buah logam atau logam dengan nonlogam untuk suatu penggunaan tertentu. Akibat kotoran  yang menyubat celh tersebut maka bagian dari celah tersebut akan terserang karat terlebih dahulu , akibat penyumbatan ini yang berkelanjutan dari kotoran atau dari hasil karat yang terlebih dahulu maka karat ini akan menyerang bagian-bagian lain.

4.   Karat titik.
Tampak dari luar karat ini hanya beruba titik kecil, walaupun dibawah titik itu karat telah menembus masuk kedalam logam. Karenanya karat ini  dianggap sangat berbahaya.

5.      Karat batas butir.
Karat ini menyerang bagian tepi dari batas butir suatu logam yang dapat menyebabkan Kristal logam terlepas/ke luar dari logam aslinya. Awal mulanya yang menyebabkan kerusakan itu adalah adanya sumbatan dalam batas butir itu sendiri yang mengganggu keseimbangan antara Kristal-kristal dari logam tersebut.

6.   Selective Leaching
Umunya terjadi pada logam-logam paduan yang jalan prosesnya sama dengan karat galvanic. Akibat kurang baiknya lapisan pelindung dari suatu logam maka larutan/kotoran-kotoran masuk ke dalam logam paduan tersebut sehingga terjadilah proses galvanic kerusakan terjadi adalah logam paduannya akan terusir ke luar dari logam aslinya.

7.    Erosion corrosion
Adalah karat yang terjadi akibat gabungan antara proses kimia dan proses mekanik.

8.    Stress Corrosion
Adalah karat yang disebabkan karena perlakuan gaya yang melebihi dari kemampuan (tensile strength)  logam bersangkutan . adapun karat lain yang dapat digolongkan di sini adalah :
a.    Fatique Corrosion
Adalah jenis karat yang bisa disebutkan sebagai kelanjutan dari stress corrosion, dimana terlebih dahulu logam robek lalu media korosif yang masuk ke dalamnya dan merusak bagian dalam dari logam.

b.    Fretting Corrosion
Ketentuan yang utama dimana kerusakan disebut sebagai fretting corrosion adalah :
-  Jika permukaan logam mendapat beban
-  Adanya vibrasi
-  Adanya pergeseran yang dialami permukaan logam.



1 komentar:

Anonymous said...

What's Taking place i am new to this, I stumbled upon this I've discovered It absolutely useful and it has aided me out
loads. I hope to give a contribution & aid other customers like its aided me.
Great job.

Take a look at my weblog - cellulite treatment reviews

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Dari Sini Dimulai