Dari sebuah senyuman

Tuesday, January 20, 2009
Memang kita selalu sadari kabahagian tak akan datang setiap kali kita ingin, tapi kebahagian selalu datang tanpa diundang, sedih rasanya bila hidup selalu dalam kesedihan tanpa ada semangat untuk meraih kebahagiaan itu

kita hidup didunia bukan untuk bersedih dengan berbagai cobaan, dengan hilangnya cinta, hilangnya kasih sayang dari orang yang kita sayangi, dan impian yang kita harapkan. kita tahu usaha keras kita memaksa kita untuk meraih itu. namun bila itu gagal itu akan mengahncurkan ribuan harapan yang lain dari yang kita harapkan. sangat disayangkan jika kita tidak sadar dengan kebodohan yang kita lakukan.

persoalan cinta kasih yang paling riskan membuat semangat hidup orang jadi berubah, dahulu hari begitu indah dihiasai berbagai senyuman dan sejuta bahagia namun tanpa disadari dibalik senyuman itu tersimpan berbagai permasalah yang timbul dalam hidup. ketika cinta itu hilang dan pergi kita hancur sehancur-hancurnya, bahkan mati pun rela ketika cinta itu harus dibagi. tiada hari tanpa air mata, tiada hari tanpa penyesalan, tiada tanpa bayangan memori yang pernah dirasa begitu indah,,,, bukankah ini sebuah hal yang sia-sia. cinta bagaikan daun dalam pepohonan yang besar, kita baru rasa satu daun yang membelai lembut dikulit kita, tanpa sadar kita juga memiliki jutaan cinta lainyang masih indah kalau dilalui. masih ada satu hal yang paling bodoh dalam hidup, merasa cinta itu cuma satu,,, padahal cinta itu begitu banyak. bagaikan sebuah semboyan perjuangan mati satu tumbuh seribu, hal ini benar banget kenapa? karena kita tanpa sadar dihadapan kita banyak cinta-cinta yang lain tumbuh subur dan akan tumbuh seiring dengan roda waktu.

kadang-kadang kita pun jarang sadar, cinta itu tumbuh dari balik sebuah senyuman yang mengalir dari harapan kebahagian, senyum manis menjalar ke otak dan otak mencerna kebahagian akan timbul dari sebuah senyuman yang ikhlas.

hidup memang sudah susah dan jangan dibuat susah, persoalan udah banyak, krisis global, Global warming, sampai perang nuclir global dan kemiskinan global... dan itu gak pernah ada ujungnya... kan sayang kalau didunia aja kita udah susah,,,, takutnya susah pula waktu kita berlabuh di negeri berikutnya. so... senyum dan tebarkan kebahagiaan kepada orang lain, mungkin kebahagiaan orang lain bisa bagi do'a buat kita agar kita dapat hadiah Ruang VVIP di Surga Kelak.

1 komentar:

Dania Tasnim said...

salam..anyway nice blog...keep it up your ability in writing.maybe in your next post, you can try write in englisg..just practice until you have more confidence in writing...if you need help..maybe I can help you to improve english...by the way..I also still in learning process to improve my english language..ermm..

PRACTICE MAKE PERFECT!!!...best regard from khadijah azhari

Post a Comment

 
 
 
 
Copyright © Dari Sini Dimulai